[…yang akan ditemuinya terbuka, lalu dikatakan kepadanya, “Bacalah kitabmu! Cukuplah dirimu sendiri pada hari ini sebagai penghisab atasmu.”[1]
Para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah amalnya.
Sebagian manusia menerima kitabnya dengan tangan kanannya, dan sebagian lagi menerima kitabnya dengan tangan kirinya. Allah Ta‘ala berfirman, “Adapun orang yang diberikan kitabnya dengan tangan kanannya, maka ia berkata, ‘Ambillah dan bacalah kitabku ini,’ … hingga firman-Nya, ‘Makanlah dan minumlah dengan nikmat, sebagai balasan atas apa yang telah kalian kerjakan pada hari-hari yang telah lalu.’
Kemudian Dia berfirman, “Adapun orang yang diberikan kitabnya dengan tangan kirinya, maka ia berkata, ‘Wahai, seandainya aku tidak pernah diberikan kitabku,’ … hingga firman-Nya, ‘Tangkaplah dia, lalu belenggulah dia, kemudian masukkanlah dia ke dalam Jahim.’”[2]]