[Dan Allah telah mengabarkan tentang Kiamat sejak Adam diturunkan; Dia berfirman: “Turunlah kalian! Sebagian dari kalian menjadi musuh bagi sebagian yang lain, dan di bumi bagi kalian terdapat tempat menetap dan kenikmatan sampai waktu tertentu.” (1)
Dia juga berfirman: “Di sanalah kalian hidup, di sanalah kalian mati, dan darinya kalian akan dibangkitkan.” (2)
Tatkala Iblis yang terlaknat berkata: “Ya Tuhanku, beri aku penangguhan sampai hari ketika mereka dibangkitkan,” Allah berfirman: “Sesungguhnya engkau termasuk yang diberi penangguhan sampai hari yang telah ditentukan.” (3)
Nuh –alaihis-salām– berkata kepada kaumnya: “Allah menumbuhkan kalian dari bumi bagaikan tumbuhan, kemudian Dia mengembalikan kalian ke dalamnya, dan selanjutnya Dia benar-benar akan mengeluarkan kalian kembali.” (4)
Ibrahim –alaihis-salām– berkata: “(Aku berharap) Dia mengampuni kesalahanku pada Hari Pembalasan.” (5)
Kepada Musa –alaihis-salām– Allah berfirman: “Sesungguhnya Kiamat itu pasti datang; hampir saja Aku menyembunyikannya agar setiap jiwa dibalas sesuai dengan apa yang diusahakannya. Maka janganlah orang yang tidak beriman kepadanya dan mengikuti hawa nafsunya menghalangimu darinya, sehingga engkau binasa.” (6) Dan Musa berdoa: “Tulislah untuk kami kebaikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada-Mu.” (7)
Allah mengabarkan bahwa ketika orang-orang kafir dimasukkan ke dalam neraka, mereka mengakui bahwa para rasul memang telah memperingatkan mereka tentang hari ini; sebagaimana firman-Nya: “Bukankah telah datang kepada kalian para rasul dari kalangan kalian sendiri, yang membacakan ayat-ayat Tuhan kalian dan memperingatkan kalian akan perjumpaan dengan hari kalian ini?” Mereka menjawab, “Benar, tetapi ketetapan azab pasti berlaku atas orang-orang kafir.” (8) Maka seluruh rasul telah memperingatkan perkara yang diakhiri oleh penutup mereka; shalawat dan salam Allah atas mereka semua.
Allah Ta‘ālā juga mengabarkan bahwa orang-orang mati akan bangkit dari kubur mereka ketika sangkakala ditiup untuk ketiga kalinya; firman-Nya: “Kemudian ditiupkan lagi (sangkakala), maka tiba-tiba mereka bangkit dan menunggu (perintah-Nya).” (9) Dan firman-Nya: “Sangkakala ditiup, maka seketika itu mereka keluar dari liang-liang kubur mereka menuju Tuhan mereka dengan cepat.” (10)]