[Sebab-sebab azab kubur:
Al-‘Allamah as-Saffārīnī berkata, “Sebab-sebab yang karenanya para penghuni kubur diazab terbagi dua: secara umum dan secara rinci.
Adapun secara umum, mereka diazab karena ketidaktahuan mereka tentang Allah, karena tidak menaati perintah-Nya, dan karena melakukan kemaksiatan kepada-Nya; maka Allah tidak akan mengazab ruh yang telah mengenal dan mencintai-Nya, menaati perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya—demikian pula jasad yang pernah ia huni—untuk selama-lamanya. Sesungguhnya azab kubur dan azab akhirat merupakan dampak kemurkaan dan amarah Allah terhadap hamba-Nya. Siapa saja yang membuat Allah murka dan marah di dunia ini dengan melanggar larangan-larangan-Nya, lalu tidak bertobat dan mati dalam keadaan demikian, akan mendapat azab barzakh sebanding dengan kadar kemurkaan dan amarah Allah kepadanya—ada yang sedikit, ada yang banyak; ada yang membenarkan, ada pula yang mendustakan.
Adapun secara rinci, Rasulullah ﷺ mengabarkan tentang dua orang laki-laki yang beliau lihat sedang diazab di kubur mereka: yang satu karena berjalan menebar adu domba di tengah manusia, dan yang lain karena tidak menjaga dirinya dari air kencing. Beliau juga menyebutkan orang yang diazab karena salat tanpa bersuci, dan orang yang melewati orang teraniaya tetapi tidak…]