[Ketiga: Fitnah (ujian) kubur serta siksa dan kenikmatannya
Pengantar
...
Ketiga: Fitnah kubur serta siksa dan kenikmatannya
Iman kepada Hari Akhir berarti meyakini semua yang diberitakan Nabi ﷺ tentang apa pun yang terjadi setelah kematian. Termasuk di dalamnya adalah keyakinan akan fitnah kubur serta siksa dan kenikmatannya. Hal ini karena antara kematian—yang menandai akhir kehidupan pertama—dan kebangkitan—yang menandai awal kehidupan kedua—atau dengan kata lain: antara kiamat kecil dan kiamat besar, terdapat satu fase. Dalam Al-Qur’an fase ini kadang disebut “barzakh”, sebagaimana firman Allah Ta‘ālā: “Hingga apabila datang kematian kepada salah seorang dari mereka, ia berkata, ‘Ya Tuhanku, kembalikanlah aku, agar aku dapat beramal saleh terhadap apa yang telah aku tinggalkan.’ Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu hanyalah kata-kata yang diucapkannya saja; dan di hadapan mereka ada barzakh sampai hari mereka dibangkitkan.” Barzakh secara bahasa berarti pemisah antara dua hal.
Pada fase barzakh inilah terdapat gambaran balasan akhirat; ia merupakan rumah pertama dari rumah-rumah akhirat: di sana ada pertanyaan dua malaikat, kemudian siksa atau kenikmatan. ]