Al-Irshad ila Sahih al-Itiqad wa al-Radd ala Ahl al-Shirk wa al-IlhadShalih al-Fauzan

orang-orang saleh. Dan Allah tidak akan menangguhkan suatu jiwa apabila ajalnya telah tiba; dan Allah Mahateliti terhadap apa yang kalian kerjakan.¹

Allah Ta‘ala juga berfirman: “Setiap jiwa pasti merasakan mati.”² Kematian itulah kiamat kecil, sedangkan terjadinya Hari Kebangkitan adalah kiamat besar.

Syaikhul-Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Dalam satu surah saja Allah menyebut kiamat besar dan kiamat kecil; sebagaimana pada Surah Al-Wâqi‘ah. Pada permulaannya Dia menyebut kiamat besar dan bahwa manusia akan menjadi tiga golongan, sebagaimana firman-Nya: ‘Apabila peristiwa (kiamat) itu terjadi, tidak seorang pun dapat mendustakan kejadiannya, merendahkan dan meninggikan; apabila bumi diguncangkan dengan goncangan yang dahsyat, dan gunung-gunung dihancurkan sehancur-hancurnya, lalu keduanya menjadi debu yang beterbangan, dan kalian pada hari itu menjadi tiga golongan.’³

Kemudian pada akhir surah tersebut Dia menyebut kiamat kecil, yaitu kematian, dan bahwa setelah mati manusia terbagi menjadi tiga kelompok; Dia berfirman: ‘Maka mengapa, ketika (nyawa) telah sampai di kerongkongan, padahal ketika itu kalian melihatnya, sedangkan Kami lebih dekat kepadanya daripada kalian, tetapi kalian tidak melihat? Maka sekiranya kalian bukan makhluk yang akan dibalas, kembalikanlah (nyawa itu) jika kalian memang benar! Adapun jika ia termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), maka baginya ketenteraman, wewangian, dan Surga penuh kenikmatan. Dan apabila ia termasuk golongan kanan, maka (dikatakan kepadanya), “Salam bagimu, (karena) engkau termasuk golongan kanan.” Tetapi jika ia termasuk para pendusta yang sesat, maka (baginya) hidangan air yang mendidih dan dibakar di Neraka Jahîm.’⁴

Ketika kematian tiba, ruh manusia dicabut dari jasadnya atas perintah Allah Ta‘ala.

Allah menisbatkan pencabutan ruh itu kepada diri-Nya dalam firman-Nya: “Allah mewafatkan jiwa ketika matinya,”⁵ dan menisbatkannya kepada para malaikat dalam firman-Nya: “Sehingga apabila kematian datang kepada salah seorang di antara kalian, para utusan Kami mewafatkannya, dan mereka tidak melalaikan (tugasnya),”⁶ serta dalam firman-Nya: “Seandainya engkau melihat ketika para malaikat mewafatkan orang-orang kafir…,”⁷ dan Dia menisbatkannya kepada Malaikat Maut dalam firman-Nya: “Katakanlah, ‘Malaikat Maut yang diserahi tugas untuk kalian akan mewafatkan kalian.’”⁸

1. Surah Al-Munafiqun, ayat 9–11. 2. Surah Al-Anbiya, ayat 35. 3. Surah Al-Waqi‘ah, ayat 1–7. 4. Surah Al-Waqi‘ah, ayat 83–94. 5. Surah Az-Zumar, ayat 42. 6. Surah Al-An‘am, ayat 61. 7. Surah Al-Anfal, ayat 50. 8. Surah As-Sajdah, ayat 11.
الصَّالِحِينَ وَلَنْ يُؤَخِّرَ اللَّهُ نَفْساً إِذَا جَاءَ أَجَلُهَا وَاللَّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ﴾ ١. وقال تعالى: ﴿كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ﴾ ٢، والموت هو القيامة الصغرى، وقيام الساعة هو القيامة الكبرى. قال شيخ الإسلام ابن تيمية ﵀ الله: "وهو ﷾ في السورة الواحدة يذكر القيامة الكبرى والصغرى؛ كما في سورة الواقعة؛ فإنه ذكر في أولها القيامة الكبرى، وأن الناس يكونون أزواجا ثلاثة؛ كما قال تعالى: ﴿إِذَا وَقَعَتِ الْوَاقِعَةُ لَيْسَ لِوَقْعَتِهَا كَاذِبَةٌ خَافِضَةٌ رَافِعَةٌ إِذَا رُجَّتِ الأرْضُ رَجّاً وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسّاً فَكَانَتْ هَبَاءً مُنْبَثّاً وَكُنْتُمْ أَزْوَاجاً ثَلاثَةً﴾ ٣، ثم في آخرها ذكر الصغرى بالموت، وأنهم يكونون ثلاثة أصناف بعد الموت؛ فقال: ﴿فَلَوْلا إِذَا بَلَغَتِ الْحُلْقُومَ وَأَنْتُمْ حِينَئِذٍ تَنْظُرُونَ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْكُمْ وَلَكِنْ لا تُبْصِرُونَ فَلَوْلا إِنْ كُنْتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ تَرْجِعُونَهَا إِنْ كُنْتُمْ صَادِقِينَ فَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُقَرَّبِينَ فَرَوْحٌ وَرَيْحَانٌ وَجَنَّتُ نَعِيمٍ وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ فَسَلامٌ لَكَ مِنْ أَصْحَابِ الْيَمِينِ وَأَمَّا إِنْ كَانَ مِنَ الْمُكَذِّبِينَ الضَّالِّينَ فَنُزُلٌ مِنْ حَمِيمٍ وَتَصْلِيَةُ جَحِيمٍ﴾ ٤. وعند الموت تقبض روح الإنسان من جسده بأمر الله تعالى. وقد أسند الله قبض الأنفس إليه سبحانه في قوله تعالى: ﴿اللَّهُ يَتَوَفَّى الأنْفُسَ حِينَ مَوْتِهَا﴾ ٥، وأسنده إلى الملائكة في قوله: ﴿حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ تَوَفَّتْهُ رُسُلُنَا وَهُمْ لا يُفَرِّطُونَ﴾ ٦، وفي قوله: ﴿وَلَوْ تَرَى إِذْ يَتَوَفَّى الَّذِينَ كَفَرُوا الْمَلائِكَةُ﴾ ٧، وأسنده إلى ملك الموت في قوله: ﴿قُلْ يَتَوَفَّاكُمْ مَلَكُ الْمَوْتِ الَّذِي وُكِّلَ بِكُمْ﴾ ٨.
١سورة المنافقون، الآيات: ٩ ـ ١١. ٢ سورة الأنباء، الآية: ٣٥. ٣ سورة الواقعة، الآيات: ١ ـ ٧. ٤ سورة الواقعة، الآيات: ٨٣ ـ ٩٤. ٥ سورة الزمر، الآية: ٤٢. ٦ سورة الأنعام، الآية: ٦١. ٧ سورة الأنفال، الآية: ٥٠. ٨ سورة السجدة، الآية: ١١.

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie