Al-Irshad ila Sahih al-Itiqad wa al-Radd ala Ahl al-Shirk wa al-IlhadShalih al-Fauzan

kemunculan al-Mahdi merupakan hadis-hadis sahih yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ahmad, dan selain mereka.” selesai.
Nama al-Mahdi adalah Muhammad bin ‘Abdullah, keturunan al-Hasan bin ‘Ali bin Abi Thalib—semoga Allah meridhai mereka. Ia akan muncul di akhir zaman, ketika bumi telah dipenuhi kezaliman dan ketidakadilan; lalu ia akan memenuhinya dengan keadilan dan keseimbangan.
Al-‘Allamah as-Saffarini berkata, “Pendapat tentang al-Mahdi memang beragam, sampai ada yang mengatakan, ‘Tidak ada Mahdi kecuali ‘Isa.’ Namun kebenaran yang dipegang Ahlul-Haq ialah bahwa al-Mahdi bukanlah ‘Isa, dan bahwa ia akan muncul sebelum turunnya ‘Isa—‘alaihis-salam. Riwayat mengenai kemunculannya sangat banyak hingga mencapai derajat mutawatir maknawi dan hal itu telah masyhur di kalangan ulama Ahlus-Sunnah sehingga menjadi bagian dari keyakinan mereka…” selesai.
Saya katakan: manusia dalam perkara al-Mahdi terbagi menjadi dua kutub dan satu posisi tengah.
Kubu pertama ialah mereka yang menolak kemunculan al-Mahdi, seperti sebagian penulis kontemporer yang tidak mempunyai keahlian pada nash-nash dan perkataan para ulama; mereka hanya bersandar pada pendapat dan akal mereka sendiri.
Kubu kedua ialah mereka yang berlebih-lebihan dalam perkara al-Mahdi dari kelompok-kelompok sesat. Masing-masing kelompok mengklaim bahwa pemimpin merekalah al-Mahdi yang dinanti. Kaum Rafidhah, misalnya, mengaku bahwa al-Mahdi adalah imam mereka yang sedang mereka tunggu keluar dari ruang bawah tanah; mereka menamakannya Muhammad bin al-Hasan al-‘Askari, yang, menurut mereka, masuk ke terowongan di Samarra ketika masih kanak-kanak lebih dari seribu tahun silam dan sampai kini mereka menunggu kemunculannya. Golongan Fatimiyah pun mengklaim bahwa pemimpin merekalah al-Mahdi…
Demikian pula setiap orang yang ingin berkuasa, menundukkan, dan menipu manusia akan mengaku sebagai al-Mahdi yang dinanti; bahkan di kalangan sebagian sufi yang gemar menipu dan berbuat curang ada pula yang mengaku sebagai Ahlul-Bayt dan sebagai seorang sayyid.
Adapun posisi pertengahan dalam masalah al-Mahdi dipegang oleh Ahlus-Sunnah wal-Jama‘ah, yang menetapkan

خروج المهدي أحاديث صحيحة، رواها أبو داود والترمذي وأحمد وغيرهم" انتهى. واسم المهدي: محمد بن عبد الله، من ولد الحسن بن علي بن أبي طالب ﵁، يخرج في آخر الزمان، وقد امتلأت الأرض جورًا وظلما، فيملؤها عدلاً وقسطا. قال العلامة السفاريني: "قد كثرت الأقوال في المهدي حتى قيل: لا مهدي إلا عيسى، والصواب الذي عليه أهل الحق أن المهدي غير عيسى، وأنه يخرج قبل نزول عيسى ﵇، وقد كثرت بخروجه الروايات حتى بلغت حد التواتر المعنوي، وشاع ذلك بين علماء السنة حتى عد من معتقداتهم ... " انتهى. أقول: وقد انقسم الناس في أمر المهدي إلى طرفين ووسط: فالطرف الأول: من ينكر خروج المهدي؛ مثل بعض الكتاب المعاصرين الذين ليس لهم خبرة بالنصوص وأقوال أهل العلم، وإنما يعتمدون على مجرد آرائهم وعقولهم. والطرف الثاني: من يغالي في أمر المهدي من الطوائف الضالة، حتى ادعت كل طائفة لزعيمهم أنه المهدي المنتظر؛ فالرافضة تدعي أن المهدي هو إمامهم المنتظر الذي ينتظرون خروجه من السرداب، ويسمونه محمد بن الحسن العسكري، دخل سرداب سامرًا طفلاً صغيرًا منذ أكثر من ألف سنة، وهم ينتظرون خروجه، والفاطمية يزعمون أن زعيمهم هو المهدي ... وهكذا كل من أراد التسلط والتغلب على الناس وخداعهم؛ ادعى أنه المهدي المنتظر؛ كما أن من أراد الدجل والاحتيال من الصوفية ادعى أنه من أهل البيت وأنه سيد. وأما الوسط في أمر المهدي؛ فهم أهل السنة والجماعة، الذين يثبتون

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie