[Prinsip Kelima: Iman kepada Hari Akhir
Pertama: Iman kepada tanda-tanda Kiamat
Pendahuluan
...
Prinsip Kelima: Iman kepada Hari Akhir
mencakup:
Pertama: Iman kepada tanda-tanda Kiamat.
Karena Hari Akhir didahului oleh berbagai tanda yang menunjukkan dekatnya peristiwa tersebut, yang disebut tanda-tanda Kiamat, maka selayaknya kita menyebutkan yang terpenting di antaranya; karena beriman kepada tanda-tanda itu adalah kewajiban dan termasuk inti akidah.
Allah Ta‘ala berfirman, “Telah dekat datangnya Kiamat dan bulan pun terbelah.” (QS. Al-Qamar [54]: 1). Allah Ta‘ala juga berfirman, “Maka tidaklah mereka menunggu melainkan Kiamat datang kepada mereka secara tiba-tiba; sungguh, tanda-tandanya telah datang.” (QS. Muhammad [47]: 18), yakni tanda-tandanya dan ciri-cirinya; bentuk tunggalnya adalah syarṭ (huruf rā’ berbaris fatḥah) yang berarti ‘tanda’.
Imam al-Baghawī rahimahullâh berkata, “Pengutusan Nabi ﷺ termasuk salah satu tanda Kiamat.”
Allah Ta‘ala juga berfirman, “Dan apa yang membuatmu tahu? Boleh jadi Kiamat itu sudah dekat.” (QS. Asy-Syûrā [42]: 17), dan firman-Nya, “Mereka tidak menunggu kecuali Kiamat datang kepada mereka secara tiba-tiba, sementara mereka tidak menyadarinya.” (QS. Az-Zukhruf [43]: 66).]