[Hal-hal yang dilakukan sebagian orang yang merupakan kesyirikan atau sarana menuju kesyirikan:
Ada perkara-perkara yang posisinya berada di antara syirik besar dan syirik kecil, tergantung keyakinan yang bersemayam di hati pelakunya serta ucapan dan perbuatannya. Sebagiannya dijalani oleh sebagian orang, bertentangan dengan akidah atau paling tidak mengeruhkan kejernihannya. Ia dipraktikkan secara luas di tengah masyarakat, dilakukan oleh orang-orang awam karena terpengaruh para dukun, penipu, dan tukang sihir. Nabi ﷺ telah memperingatkan kita darinya. Di antaranya:
-
Memakai cincin, benang, atau sejenisnya dengan maksud mengangkat atau menolak bala: Ini adalah perbuatan Jahiliah dan termasuk syirik kecil. Jika keyakinan pemakainya terhadap benda itu kuat, ia bisa meningkat menjadi syirik besar. Dari Imran bin Hushain ﵁, ia bercerita bahwa Rasulullah ﷺ melihat seorang laki-laki di tangannya ada sebuah gelang dari kuningan, lalu beliau bertanya, “Apa ini?” Ia menjawab, “Untuk (mengobati) wahinah.” Beliau bersabda, “Lepaskan! Ia tidak akan menambah apa pun kepadamu selain kelemahan. Seandainya engkau mati sedang benda itu masih melekat padamu, niscaya engkau tidak akan pernah beruntung.” Diriwayatkan oleh Ahmad dengan sanad yang baik; dinyatakan sahih oleh Ibnu Hibban dan al-Hakim, serta disepakati oleh adz-Dzahabi.
-
Menggantung jimat: Yaitu butiran-butiran manik yang dahulu digantungkan bangsa Arab pada anak-anak mereka untuk menangkal pengaruh mata jahat. Mereka menamai benda itu tamimah dengan harapan Allah menyempurnakan hajat mereka.]