Al-FawāʾidIbn al-Qayyim

[dunia; dan Dia menjadikan akhirat lebih baik daripada yang pertama, serta penghabisan lebih sempurna daripada permulaan. Betapa jauhnya perbedaan antara ucapan malaikat kepada Rasul: “Bacalah!” lalu beliau menjawab, “Aku tidak bisa membaca,”(1) dan firman-Nya: “Pada hari ini telah Aku sempurnakan untuk kalian agama kalian.” (Al-Mâ’idah: 3)!

  1. Dia Mahasuci telah mengumpulkan apa yang Dia cerai-beraikan di alam raya ke dalam diri Adam; maka ia adalah alam kecil yang memuat segala yang ada di alam besar.

  2. Ia merupakan sari pati dan buah seluruh wujud, maka pantaslah ia diciptakan setelah makhluk-makhluk lain.

  3. Ini termasuk kemuliaannya di sisi Penciptanya: Dia telah menyiapkan baginya segala maslahat, kebutuhan, peralatan hidup, dan sebab-sebab kehidupannya; belum sempat ia mengangkat kepala, semua itu sudah tersedia di hadapannya.

  4. Allah hendak menampakkan kemuliaan dan keutamaan Adam atas seluruh makhluk, maka Dia mendahulukan mereka dalam penciptaan. Karena itu para malaikat berkata, “Biarlah Rabb kami menciptakan apa yang Dia kehendaki; Dia tidak akan menciptakan makhluk yang lebih mulia di sisi-Nya daripada kami.”(2) Ketika Dia menciptakan Adam dan memerintahkan mereka agar bersujud kepadanya, tampaklah keunggulan dan kemuliaannya atas mereka melalui ilmu dan pengetahuan. Saat Adam terjatuh dalam dosa, para malaikat mengira keutamaan itu telah dicabut, karena mereka belum mengetahui ibadah tobat yang tersembunyi. Namun ketika ia bertobat kepada Rabb-nya dan menunaikan ibadah tersebut, para malaikat pun menyadari bahwa dalam ciptaan-Nya terdapat rahasia yang hanya Dia sendiri mengetahuinya.

  5. Ketika Allah memulai penciptaan alam ini dengan (menciptakan) pena, sangatlah serasi bila Dia menutupnya dengan menciptakan manusia; sebab pena adalah alat ilmu, sedangkan manusia adalah…]

(1) Seperti dalam hadis ‘Aisyah tentang permulaan wahyu yang diriwayatkan oleh al-Bukhari (3) dan Muslim (160). (2) Lihat “Al-ʿAzhamah” karya Abu asy-Syaikh (5/1561).
الزمان، وجعل الآخرةَ خيرًا من الأولى، والنهاياتِ أكملَ من البدايات؛ فكم بين قول الملَكِ للرسول: اقْرَأْ! فيقولُ: ما أنا بقارئ (١). وبين قولِهِ تعالى: ﴿الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ﴾ [المائدة: ٣]! السادسة: أنَّه سبحانه جمعَ ما فرَّقَه في العالم في آدم؛ فهو العالم الصغير وفيه ما في العالم الكبير. السابعة: أنه خلاصة الوجود وثمرتُهُ، فناسب أن يكون خلقُهُ بعد الموجودات. الثامنة: أنَّ هذا من كرامته على خالقه أنه هيَّأ له مصالحَه وحوائجَه وآلاتِ معيشتِهِ وأسبابَ حياتِهِ؛ فما رفعَ رأسَه إلَّا وذلك كلُّه حاضرٌ عتيدٌ. التاسعة: أنَّه سبحانه أراد أن يُظهِرَ شرفَهُ وفضلَهُ على سائر المخلوقات، فقدَّمها عليه في الخلق، ولهذا قالت الملائكةُ: ليخلُقْ ربُّنا ما شاء؛ فلنْ يَخلُقَ خلقًا أكرمَ عليه منا (٢). فلما خلق آدم وأمرهم بالسجود له ظهر فضلُهُ وشرفُهُ عليهم بالعلم والمعرفة. فلما وقعَ في الذنبِ ظنَّتِ الملائكة أن ذلك الفضل قد نُسِخ، ولم تطَّلعْ على عبوديَّةِ التوبةَ الكامنة. فلما تاب إلى ربِّه، وأتى بتلك العبوديَّة؛ علمتِ الملائكةُ أنَّ لله في خلقِهِ سرًّا لا يعلمُهُ سواه. العاشرةُ: أنه سبحانه لما افتتحَ خلقَ هذا العالم بالقلم كان من أحسن المناسبة أن يختمه بخلق الإنسان؛ فإنَّ القلم آلةُ العلم، والإنسان هو
(١) كما في حديث عائشة في بدء الوحي الذي أخرجه البخاري (٣) ومسلم (١٦٠). (٢) انظر "العظمة" لأبي الشيخ (٥/ ١٥٦١).

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie