akan merasa kesepian.”
Zaid bin Aslam berkata, “Dahulu dikatakan, ‘Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya manusia akan mencintainya, sekalipun mereka membencinya.’ (1)
Sufyan ats-Tsauri berkata kepada Ibn Abi Dzi’b, “Jika engkau bertakwa kepada Allah, manusia akan mencukupimu; tetapi jika engkau bertakwa kepada manusia, mereka tidak akan dapat memberi manfaat apa pun bagimu di hadapan Allah.” (2)
Sulaiman bin Dawud berkata, “Kami telah dianugerahi apa yang telah dianugerahkan kepada manusia dan apa yang belum dianugerahkan kepada mereka; kami pun telah diajari apa yang telah diajarkan kepada manusia dan apa yang belum diajarkan kepada mereka. Namun kami tidak mendapati sesuatu yang lebih utama daripada takwa kepada Allah—baik secara tersembunyi maupun terang-terangan—; berlaku adil saat marah maupun rela; serta bersikap sederhana dalam keadaan miskin maupun kaya.” (3)
Dalam Az-Zuhd karya Imam Ahmad (4) terdapat sebuah hadis qudsi: “Tidaklah ada makhluk yang berlindung kepada makhluk selain Aku, melainkan Aku putuskan segala sebab langit dan bumi darinya; jika ia meminta kepada-Ku, Aku tidak memberinya; jika ia berdoa kepada-Ku, Aku tidak mengabulkannya; dan jika ia memohon ampun kepada-Ku, Aku tidak mengampuninya. Dan tidaklah ada makhluk yang berlindung kepada-Ku, meninggalkan makhluk-Ku, melainkan Aku menjamin rezekinya di langit dan di bumi; jika ia meminta kepada-Ku, Aku memberinya; jika ia berdoa kepada-Ku, Aku mengabulkannya; dan jika ia memohon ampun kepada-Ku, Aku mengampuninya.”