[• Wahai orang yang hendak membuka pintu penghidupan tanpa kunci takwa! Bagaimana engkau memperlebar jalan maksiat namun mengeluhkan sempitnya rezeki?!
• Seandainya engkau berhenti pada tujuan takwa, tak satu pun maksudmu akan luput.
• Maksiat adalah penghalang pada pintu rezeki; sungguh seorang hamba terhalang rezeki karena dosa yang ia lakukan (2).
• Demi Allah, setiap kali aku datang bertamu kepada kalian, kudapati bumi terlipat bagiku; dan tak pernah tekadku berpaling dari pintumu melainkan aku tersandung ujung pakaianku (3).
• Ruh di dalam jasad bagaikan burung di dalam sangkar; yang dipersiapkan untuk bertelur tentu tidak sama dengan yang disiapkan untuk berpacu.
• Barang siapa di antara para pekerja ingin mengetahui kedudukannya di sisi sang raja, hendaklah ia melihat tugas apa yang diamanahkan kepadanya dan dengan urusan apa ia disibukkan.
• Jadilah putra-putra akhirat, jangan menjadi putra-putra dunia; karena seorang anak akan mengikuti ibunya.
• Dunia ini tidak sebanding bahkan dengan sekadar memindahkan kakimu untuknya; bagaimana mungkin engkau berlari mengejarnya?!
• Dunia hanyalah bangkai, dan singa tak sudi melahap bangkai.]