Al-FawāʾidIbn al-Qayyim

[• Wahai orang yang hendak membuka pintu penghidupan tanpa kunci takwa! Bagaimana engkau memperlebar jalan maksiat namun mengeluhkan sempitnya rezeki?!
• Seandainya engkau berhenti pada tujuan takwa, tak satu pun maksudmu akan luput.
• Maksiat adalah penghalang pada pintu rezeki; sungguh seorang hamba terhalang rezeki karena dosa yang ia lakukan (2).
• Demi Allah, setiap kali aku datang bertamu kepada kalian, kudapati bumi terlipat bagiku; dan tak pernah tekadku berpaling dari pintumu melainkan aku tersandung ujung pakaianku (3).
• Ruh di dalam jasad bagaikan burung di dalam sangkar; yang dipersiapkan untuk bertelur tentu tidak sama dengan yang disiapkan untuk berpacu.
• Barang siapa di antara para pekerja ingin mengetahui kedudukannya di sisi sang raja, hendaklah ia melihat tugas apa yang diamanahkan kepadanya dan dengan urusan apa ia disibukkan.
• Jadilah putra-putra akhirat, jangan menjadi putra-putra dunia; karena seorang anak akan mengikuti ibunya.
• Dunia ini tidak sebanding bahkan dengan sekadar memindahkan kakimu untuknya; bagaimana mungkin engkau berlari mengejarnya?!
• Dunia hanyalah bangkai, dan singa tak sudi melahap bangkai.]

(1) Al-Iqlid: kunci. (2) Diriwayatkan oleh Ahmad (5/277, 280, 282), Ibnu Majah (90, 4022), Ibnu Hibban (872), dan al-Hakim (1/493) dari hadis Tsauban secara marfu’. Ibnu Hibban dan al-Hakim mensahihkannya, sedangkan al-Bushiri menilainya hasan dalam Az-Zawa’id. (3) Keduanya disebutkan oleh Al-Murtadha asy-Syahrazuri dalam Wafayat al-A‘yan (3/52).
• يا مستفْتِحًا بابَ المعاشِ بغيرِ إقليدِ (١) التَّقوى! كيفَ تُوسِعُ طريقَ الخطايا وتَشْكو ضِيقَ الرِّزْقِ؟! • لو وَقَفْتَ عند مرادِ التَّقوى لم يَفُتْكَ مرادٌ. • المعاصي سَدٌّ في باب الكسبِ، و"إنَّ العَبْدَ لَيُحْرَمُ الرِّزْقَ بالذَّنْب يُصيبُهُ" (٢). • تَاللهِ ما جِئْتُكُمُ زائرًا … إلَّا وَجَدْتُ الأرْضَ تُطْوَى لِيْ ولا انْثنَى عَزْميَ عن بابِكُمْ … إلَّا تَعَثَّرْتُ بأذْيالي (٣) • الأرواحُ في الأشباح كالأطيار في الأبراج، وليسَ ما أُعِدَّ للاستفراخ كمن هُيِّئَ للسِّباق. • من أراد من العمَّالِ أن يَعرِفَ قدرَه عند السلطان فلينظر ماذا يُوليهِ مِن العمل؟ وبأيِّ شُغْلٍ يَشْغَلُهُ؟ • كنْ من أبناءِ الآخرةِ، ولا تكُنْ من أبناءِ الدُّنيا؛ فإنَّ الولد يَتْبَعُ الأمَّ. • الدُّنيا لا تُساوي نَقْل أقدامِكَ إليها؛ فكيف تَعْدو خلفَها؟! • الدُّنيا جيفةٌ، والأسدُ لا يقعُ على الجِيَفِ.
(١) الإقليد: المفتاح. (٢) أخرجه أحمد (٥/ ٢٧٧، ٢٨٠، ٢٨٢) وابن ماجه (٩٠، ٤٠٢٢) وابن حبان (٨٧٢) والحاكم (١/ ٤٩٣) من حديث ثوبان مرفوعًا. وصححه ابن حبان والحاكم، وحسّنه البوصيري في الزوائد. (٣) هما للمرتضى الشهرزوري في وفيات الأعيان (٣/ ٥٢).

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie