Maka, pada golongan yang pertama, zikir berpindah dari lisannya ke hatinya.
Adapun yang kedua, zikirnya berpindah dari hatinya ke lisannya; hatinya sama sekali tidak pernah kosong darinya. Ia menenangkan diri lebih dulu sampai merasakan hadirnya sang pengucap di dalam dirinya; ketika sudah merasakannya, hatinya pun berbicara, lalu ucapan hati itu berpindah menjadi zikir lisan, hingga ia larut di dalamnya sampai merasakan seluruh dirinya ikut berzikir.
Zikir yang paling utama dan paling bermanfaat ialah zikir yang di dalamnya hati sejalan dengan lisan, bersumber dari zikir-zikir Nabi, dan orang yang berzikir menyaksikan makna serta tujuannya.
Fasal
Orang yang paling bermanfaat bagimu ialah seseorang yang menyerahkan dirinya kepadamu sehingga engkau dapat menanam kebaikan padanya atau berbuat ihsan kepadanya; dialah sebaik-baik penolong bagimu dalam meraih kemanfaatan dan kesempurnaanmu. Manfaatmu darinya pada hakikatnya sama, bahkan mungkin lebih besar, daripada manfaatnya darimu.
Sedangkan orang yang paling merugikanmu ialah seseorang yang membiarkan dirinya engkau peralat hingga engkau bermaksiat kepada Allah melalui dirinya; dialah penolongmu menuju kerugian dan kekuranganmu.
Fasal
Kenikmatan terlarang sudah tercampur dengan keburukan saat sedang dinikmati dan melahirkan rasa sakit setelah ia berlalu. Apabila dorongan kepadanya menguat dalam dirimu, renungkanlah bahwa kenikmatan itu akan sirna sementara keburukannya dan rasa sakitnya tetap, kemudian timbanglah antara keduanya dan perhatikan besarnya selisih itu.
Adapun keletihan dalam ketaatan telah berpadu dengan kebaikan dan berbuah kenikmatan serta ketenteraman. Jika ia terasa berat bagi jiwa, renungkanlah bahwa lelahnya akan berakhir sementara kebaikan, kenikmatan, dan kegembiraannya akan bertahan, lalu timbanglah antara keduanya dan dahulukanlah yang lebih unggul atas yang lebih rendah.