• Tenda cinta tidak akan ditegakkan kecuali di hamparan yang suci dan kosong.
Sucikanlah hatimu dari selain Kami dan dari segala belenggu;
sebab pelataran Kami halal bagi setiap insan yang mensucikan diri.
Kesabaran adalah talisman bagi harta karun perjumpaan dengan Kami;
siapa yang memecahkan talisman itu, dialah yang memperoleh harta karunnya. (1)
• Sadari nilai dari apa yang telah hilang darimu; menangislah seperti orang yang tahu betapa berharganya yang terlewat.
• Andaikan engkau membayangkan dekatnya para kekasih, niscaya engkau akan berkabung atas jauhnya dirimu.
• Seandainya engkau menghirup semilir angin sahur, niscaya hatimu yang mabuk akan tersadar.
• Barangsiapa menganggap perjalanan terlalu panjang, langkahnya pun menjadi lemah:
Dan engkau bukanlah seorang perindu bila kau berkata,
“Di antara kita terbentang malam-malam yang panjang
atau gurun-gurun yang tak bertepi.” (2)
• Tidakkah engkau tahu: ketika seorang yang tulus berniat, ia menancapkan tekadnya tepat di antara kedua matanya?! (3)
• Tatkala ‘Āb turun di hati, ‘Ādhār pun bersemayam di mata.
• Para penjaga rela begadang ketika tahu bahwa suara mereka terdengar oleh Sang Raja.
• Siapa yang telah melihat keadaan akhirat, ringan baginya berpisah dari dunia.
• Ketika elang pemburu melihat mangsa, ia lupa akan telapak tangan tempat ia biasa beristirahat.
• Wahai kaki kesabaran! Bertahanlah—tinggal sedikit lagi.