al-Moulakhas al-FiqhiShalih al-Fauzan

yang dipengaruhi oleh banyak kemungkinan—apakah ia kelak hidup atau mati, tunggal atau kembar, laki-laki atau perempuan—dan tidak diragukan lagi bahwa berbagai kemungkinan ini berpengaruh pada besar bagian warisnya maupun bagian para ahli waris lain bersamanya. Karena itu, para ulama berselisih tentang berapa harta yang harus disisihkan untuk janin, hingga lahirlah beberapa pendapat:

Pendapat pertama: tidak ada batas pasti untuk jumlah janin, karena tidak ada yang mengetahui berapa paling banyak janin yang bisa dikandung seorang perempuan. Yang dijadikan tolok ukur adalah keadaan para ahli waris yang akan mewarisi bersama janin. Siapa pun yang dalam sebagian perkiraan akan mewarisi tetapi dalam perkiraan lain tidak, atau bagian warisnya tidak tertentu—seperti ahli waris residu—tidak diberi apa-apa. Siapa yang dalam semua perkiraan tetap mewarisi tetapi dengan besaran yang berbeda-beda, maka ia diberi jumlah terendah. Siapa yang bagiannya tidak berubah dalam seluruh perkiraan, ia diberi bagiannya secara penuh. Sisa harta setelah pertimbangan ini ditahan sampai keadaan janin menjadi jelas.

Pendapat kedua: janin diperlakukan dengan pertimbangan yang paling menguntungkannya, sedangkan para ahli waris lain diperlakukan dengan cara yang paling memberatkan mereka. Untuk itu disisihkan bagi janin bagian terbesar, setara dengan warisan dua anak laki-laki atau dua anak perempuan. Adapun ahli waris lain hanya diberikan bagian yang pasti miliknya. Jika janin lahir dan keadaannya telah diketahui, ia mengambil dari harta yang ditahan sebesar haknya; kelebihan, apabila yang ditahan melebihi haknya, dikembalikan, atau ia mengambil seluruhnya bila sama dengan haknya; dan bila yang ditahan kurang dari haknya, ia berhak menuntut kekurangan tersebut kepada para ahli waris.

Pendapat ketiga: harta yang disisihkan untuk janin sebesar bagian satu anak laki-laki atau satu anak perempuan—mana yang lebih besar—karena pada umumnya seorang perempuan tidak melahirkan lebih dari satu anak dalam satu kandungan. Hukum dibangun di atas yang biasa terjadi. Hakim kemudian meminta seorang penanggung dari kalangan ahli waris untuk menjamin setiap kelebihan atas bagian satu anak, sebab janin tidak mampu membela dirinya sendiri; maka hakim menjaga kepentingannya sebagai langkah kehati-hatian.

Pendapat yang lebih kuat di antara pendapat-pendapat ini adalah yang paling mengandung unsur kehati-hatian, yaitu pendapat kedua. Sebab kelahiran dua anak dalam satu kandungan sering terjadi, sedangkan lebih dari dua jarang, dan mencari penanggung sebagaimana disyaratkan dalam pendapat ketiga bisa jadi sulit, dan bahkan

تتجاذبه احتمالات كثيرة؛ من حياته وموته، وتعدده وانفراده، وذكوريته وأنوثيته، ولا شك أن هذه الاحتمالات المتعددة تؤثر على مقدار إرثه وإرث من معه؛ لذلك اختلفوا في المقدار الذي يوقف للحمل على أقوال: القول الأول: أنه لا ضبط لعدد الحمل؛ لأنه لا يعلم أكثر عدد ما تحمل به المرأة من الأجنة، لكن ينظر في حالة الورثة الذين يرثون مع الحمل؛ فمن يرث في بعض التقادير دون بعض، أو كان نصيبه غير مقدر؛ كالعاصب؛ فهذا لا يعطى شيئا، ومن يرث في جميع التقادير متفاضلاً؛ فإنه يعطى الأنقص، ومن لا يختلف نصيبه في جميع التقادير؛ فإنه يعطى نصيبه كاملاً، ثم يوقف الباقي بعد هذه الاعتبارات؛ إلا أن ينكشف أمر الحمل. والقول الثاني: أنه يعامل الحمل بالأحظ، ويعامل الورثة مع بالأضر، فيوقف للحمل الأكثر من ميراث ذكرين أو أنثيين، ويعطى الوارث معه اليقين من تصيبه، فإذا ولد الحمل، وتبين أمره؛ أخذ من الموقوف ما يستحقه ورد الباقي إن كان أكثر من نصيبه أو أخذه كاملاً إن كان قدر نصبيه، وإن كان أنقص من نصيبه؛ رجع على الورثة بما نقص. القول الثالث: أنه يوقف للحمل حظ ابن واحد أو بنت واحدة أيهما أكثر؛ لأن الغالب المعتاد أن لا تلد الأنثى أكثر من واحد في بطن واحد، فينبني الحكم على الغالب، ويأخذ القاضي من الورثة كفيلاً بالزيادة على نصيب الواحد؛ لأن الحمل عاجز عن النظر لنفسه، فينظر له القاضي احتياطا. والراجح من هذه الأقوال ما كان فيه الاحتياط أكثر، وهو القول الثاني؛ لأن ولادة الاثنين في بطن واحد كثيرة الوقوع، وما زاد على الاثنين نادر، وأخذ الكفيل كما في القول الثالث قد يتعذر، وحتى

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie