al-Moulakhas al-FiqhiShalih al-Fauzan

[…ada kakek bersama kami.

Kapan penghitungan ulang dilakukan?
Penghitungan ulang hanya dilaksanakan apabila jumlah saudara kandung kurang dari dua kali jumlah kakek, dan setelah bagian fardh dibagikan masih tersisa lebih dari seperempat harta. Apabila saudara kandung berjumlah dua kali kakek atau lebih, penghitungan ulang tidak diperlukan.

Gambaran penghitungan ulang:
Kasus penghitungan ulang berjumlah enam puluh delapan bentuk. Pembatasan pada angka ini disebabkan karena, dalam setiap kasus, saudara kandung harus kurang dari dua kali jumlah kakek; sedangkan kemungkinan “kurang dari dua kali” itu hanya terdapat pada lima bentuk, yakni:

  1. kakek dan seorang saudari kandung,
  2. kakek dan dua saudari kandung,
  3. kakek dan tiga saudari kandung,
  4. kakek dan seorang saudara kandung,
  5. kakek, seorang saudara kandung dan seorang saudari kandung.

Pada masing-masing dari lima bentuk di atas, turut hadir anak-anak seayah sebanyak yang melengkapi kelipatan dua tersebut atau kurang darinya.

Bersama seorang saudari kandung, terdapat lima kemungkinan:
a) saudari kandung + satu saudari seayah,
b) saudari kandung + dua saudari seayah,
c) saudari kandung + tiga saudari seayah,
d) saudari kandung + satu saudara seayah,
e) saudari kandung + satu saudara seayah + satu saudari seayah.

Bersama dua saudari kandung, terdapat tiga kemungkinan:
a) dua saudari kandung + satu saudari seayah,
b) dua saudari kandung + dua saudari seayah,
c) dua saudari kandung + satu saudara seayah.

Bersama seorang saudara kandung, terdapat tiga kemungkinan:
a) saudara kandung + satu saudari seayah,
b) saudara kandung + dua saudari seayah,
c) saudara kandung + satu saudara seayah.

Adapun bersama tiga saudari kandung hanya ada satu kemungkinan, yaitu: tiga saudari kandung + satu saudari seayah.]

“Al-‘Adhb al-Fā’iḍ”, jilid 1, hlm. 114.
يكن معنا جد١ متى تكون المعادة؟: إنما تكون المعادة إذا كان ولد الأبوين أقل من مثلي الجد، وبقي بعد الفرض أكثر من الربع، فإن كانوا مثليه فأكثر؛ فلا داعي للمعادة. صورة المعادة: صور المعادة ثمان وستون صورة، ووجه حصرها في هذا العدد أن مسائل المعادة لا بد فيها أن يكون الأشقاء دون المثلين، وينحصر ما دون المثلين في خمس صور، وهي: جد وشقيقة، جد وشقيقتان، جد وثلاث شقائق، جد وشقيق، جد وشقيق وشقيقة. ويكون مع من ذكر في هذه الصور الخمس من الأب من يكمل المثلين أو دونهما. فيتصور مع الشقيقة خمس صور، وهي: شقيقة وأخت لأب، شقيقة وأختان لأب، شقيقة وثلاث أخوات لأب، شقيقة وأخ لأب، شقيقة وأخ وأخت لأب. ويتصور مع الشقيقتين ثلاث صور، وهي: شقيقتان وأخت لأب، شقيقتان وأختان لأب، شقيقتان وأخ لأب. ويتصور مع الشقيق ثلاث صور، وهي: شقيق وأخت لأب، شقيق وأختان لأب، شقيق وأخ لأب. ويتصور مع ثلاث الشقائق صورة واحدة، وهي: ثلاث شقائق وأخت لأب.
((العذب الفائض)) (١/ ١١٤) .

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie