al-Moulakhas al-FiqhiShalih al-Fauzan

bahwa hadis tersebut membolehkan akad salam dengan syarat-syarat itu.
Ibnu al-Mundzir dan para ulama lain juga menukil ijma‘ tentang kebolehannya.
Manusia memang membutuhkannya, karena satu pihak diuntungkan dengan pembayaran harga lebih awal, sementara pihak lain diuntungkan dengan harga yang lebih murah.
Untuk sahnya akad salam, ada syarat-syarat khusus selain syarat jual beli biasa:
Syarat pertama: sifat barang yang disalamin harus terukur jelas; sebab barang yang sifat-sifatnya sukar dikontrol sangat beragam, sehingga menimbulkan sengketa antar pihak. Karena itu salam tidak sah pada barang yang sifatnya beragam, seperti sayur-mayur, kulit, aneka peralatan, dan batu mulia.
Syarat kedua: menyebutkan jenis dan varietas barang salam. Jenis, misalnya gandum; varietas, misalnya gandum salmūnī, salah satu jenis gandum.
Syarat ketiga: menyebutkan kuantitas barang salam dengan takaran, timbangan, atau ukuran panjang, berdasarkan sabda Nabi ﷺ: “Barang siapa melakukan salam pada sesuatu, hendaklah ia melakukan salam dengan takaran yang jelas, timbangan yang jelas, dan tempo yang jelas” (muttafaq ‘alaih); karena jika kuantitasnya tidak diketahui, penyerahan menjadi mustahil.
Syarat keempat: menyebutkan batas waktu yang jelas, sebagaimana sabda beliau ﷺ: “…sampai tempo yang jelas”, dan firman-Nya: “Apabila kalian berutang sampai waktu yang telah ditentukan, maka tulislah.”

الحديث على جواز السلم بهذه الشروط. وقد حكى ابن المنذر وغيره إجماع العلماء على جوازه. وحاجة الناس داعية إليه؛ لأن أحد المتعاقدين يرتفق بتعجيل الثمن والآخر يرتفق برخص الثمن. ويشترط لصحة السلم شروط خاصة زائدة على شروط البيع: الشرط الأول: انضباط صفة السلعة المسلم فيها؛ لأن ما لا يمكن ضبط صفاته مختلف كثيرًا، فيفضي إلى المنازعة بين الطرفين؛ فلا يصح السلم فيما تختلف صفاته؛ كالبقول، والجلود، والأواني المختلفة، والجواهر. الشرط الثاني: ذكر جنس المسلم فيه ونوعه فالجنس كالبر، والنوع كالسلموني مثلاً، وهو من نوع البر. الشرط الثالث: ذكر قدر المسلم فيه بكيل أو وزن أو ذرع؛ لقوله ﷺ: "من أسلف في شيء؛ فليسلف فيكيل معلوم ووزن معلوم إلى أجل معلوم"، متفق عليه، ولأنه إذا جهل مقدار المسلم فيه؛ تعذر الاستيفاء. الشرط الرابع: ذكر أجل معلوم؛ لقوله ﷺ: "إلى أجل معلوم"، وقوله: ﴿إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُسَمّىً فَاكْتُبُوهُ﴾ ،

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie