16
Boleh bagi setiap Muslim memberikan jaminan keamanan kepada seorang kafir secara perseorangan, selama hal itu tidak menimbulkan bahaya bagi kaum Muslimin, berdasarkan firman Allah Ta‘ala: “Dan jika salah seorang dari kaum musyrik meminta perlindungan kepadamu, maka lindungilah ia hingga ia dapat mendengar Kalam Allah, kemudian antarkanlah ia ke tempat yang aman baginya.”
Imam juga boleh memberikan jaminan keamanan kepada seluruh kaum musyrik maupun sebagian dari mereka, karena kewenangannya bersifat umum. Adapun rakyat biasa tidak boleh melakukannya kecuali jika imam mengizinkannya. Seorang amir di suatu daerah boleh memberikan jaminan keamanan kepada penduduk suatu kota yang dekat dengan wilayahnya.
ويجوز إعطاء الكافر المفرد الأمان من كل مسلم إذا لم يحصل منه ضرر على المسلمين؛ بدليل قوله تعالى: ﴿وَإِنْ أَحَدٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ اسْتَجَارَكَ فَأَجِرْهُ حَتَّى يَسْمَعَ كَلامَ اللَّهِ ثُمَّ أَبْلِغْهُ مَأْمَنَهُ﴾ .
ويجوز للإمام إعطاء الأمان لجميع المشركين ولبعضهم؛ لأن ولايته عامة، وليس لآحاد الرعية؛ إلا أن يجيزه الإمام، ويجوز للأمير في ناحية إعطاؤه لهل بلدة قريبة منه.