16
Apabila pada harta terpendam itu, atau pada sebagiannya, terdapat tanda-tanda kaum muslimin, atau tidak ditemukan padanya tanda apa pun, maka hukumnya sama dengan luqaṭah (harta temuan).
Zakat yang dipungut dari rikaz disalurkan untuk kemaslahatan kaum muslimin, sebagaimana alokasi fai’.
Dari paparan di atas dapat kita ketahui bahwa hasil bumi terbagi menjadi beberapa jenis:
- Biji-bijian dan buah-buahan.
- Barang tambang dengan segala macamnya.
- Madu.
- Rikaz.
Seluruh jenis ini tercakup dalam firman Allah Ta‘ala: “Belanjakanlah sebagian dari yang baik-baik yang telah kalian peroleh dan dari apa yang Kami keluarkan untuk kalian dari dalam bumi,” dan firman-Nya: “Tunaikanlah haknya pada hari panennya.”
Sesungguhnya zakat itu hanya diwajibkan pada biji-bijian dan buah-buahan yang ditakar dan dapat disimpan. Adapun yang tidak ditakar dan tidak dapat disimpan, maka tidak ada zakat padanya, seperti kacang kenari, apel, persik, quince, delima, begitu pula seluruh sayur-mayur dan dedaunan: lobak, bawang putih, bawang merah, wortel, semangka, ketimun darat, mentimun, terung, dan semisalnya; berdasarkan hadis marfū‘ dari ‘Alī raḍiya llāhu ‘anhu: “Tidak ada sedekah pada sayur-mayur,” diriwayatkan oleh ad-Dāraquthnī, dan karena Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidak ada sedekah pada kurang dari lima wasq.”
وإن وجد على المال المدفون أو على بعضه علامة المسلمين، أو لم يجد عليه علامة أصلاً؛ فحكمه حكم اللقطة.
وما أخذ من زكاة الركاز يصرف في مصالح المسلمين كمصرف الفيء.
مما سبق يتبين لنا أن الخارج من الأرض أنواع هي:
١ الحبوب والثمار.
٢ المعادن على اختلافها.
٣ العسل.
٤ الركاز.
وكل هذه الأنواع داخلة في قوله تعالى: ﴿أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ﴾ ، وقوله تعالى: ﴿وَآتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ﴾ .
إن الزكاة إنما تجب فيما يكال ويدخر من الحبوب والثمار، فما لا يكال ولا يدخر منها؛ لا تجب فيه الزكاة كالجوز، والتفاح، والخوخ، والسفرجل، والرمان، ولا سائر الخضروات والبقول؛ كالفجل، والثوم، والبصل، والجزر، والبطيخ، والقثاء، والخيار، والباذنجان، ونحوها؛ لحديث على ﵁ مرفوعا: "ليس في الخضروات صدقة"، رواه الدارقطني، ولأن الرسول ﷺ قال: "ليس فيما دون خمسة أوسق صدقة"،