16
sifat-sifat yang paling sempurna dan paling mulia, serta tampil dengan penampilan yang paling agung dan bentuk yang terindah. Inilah sunnah kuno yang dipilih para nabi dan disepakati seluruh syariat. Sifat-sifat itu adalah:
- Istihdad: yaitu mencukur bulu kemaluan, yakni rambut yang tumbuh di sekitar kemaluan. Disebut istihdad karena menggunakan al-ḥadîdah, yakni pisau cukur. Menghilangkannya merupakan bagian dari berhias dan bersuci; boleh dilakukan dengan mencukur atau cara lain yang diinginkan.
- Khitan: yaitu menghilangkan kulit yang menutupi kepala zakar hingga kepala zakar tampak. Waktu pelaksanaannya pada masa kecil, karena lebih cepat sembuh dan agar anak tumbuh dalam keadaan paling sempurna. Di antara hikmahnya adalah membersihkan kemaluan dari najis yang tertahan di kulup serta manfaat-manfaat lain.
- Memotong dan menipiskan kumis: yaitu memotongnya hingga tipis, karena hal itu membuat tampilan lebih rapi, lebih bersih, dan berbeda dengan orang-orang kafir.
Banyak hadis yang menganjurkan memotong dan menipiskan kumis, memanjangkan janggut, membiarkannya tumbuh, dan memuliakannya; sebab keberadaan janggut adalah keindahan dan lambang kejantanan. Namun banyak orang justru melakukan kebalikannya: mereka membiarkan kumis mereka tebal, sementara janggut dicukur, dipangkas, atau dipersempit, sengaja menyelisihi tuntunan Nabi, meniru musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya, serta menanggalkan ciri-ciri kelelakian dan keberanian hingga menyerupai perempuan dan orang rendahan, sampai benarlah perkataan penyair:
أكمل الصفات وأشرفها، وليكونوا على أجل هيئة وأحسن خلقة، وهي السنة القديمة التي اختارها الأنبياء واتفقت عليها الشرائع، وهذه الخصال هي:
١ الاستحداد: وهو حلق العانة، وهي الشعر النابت حول الفرج، سمي استحدادًا؛ لاستعمال الحديدة فيه، وهي الموس، وفي إزالته تجميل ونظافة؛ فيزيله بما شاء من حلق أو غيره.
٢ الختان: وهو إزالة الجلدة التي تغطي الحشفة حتى تبرز الحشفة، ويكون زمن الصغر؛ لأنه أسرع برأً، ولينشأ الصغير على أكمل الأحوال.
ومن الحكمة في الختان تطهير الذكر من النجاسة المتحقنة في القلفة وغير ذلك من الفوائد.
٣ قص الشارب وإخفاؤه: وهو المبالغة في قصة؛ لما في ذلك من التجميل والنظافة ومخالفة الكفار.
وقد وردت الأحاديث في الحث على قصه وإخفائه وإعفاء اللحية وإرسالها وإكرامها؛ لما في بقاء اللحية من الجمال ومظهر الجولة، وقد عكس كثير من الناس الأمر؛ فصاروا يوفرون شواربهم ويحلقون لحاهم أو يقصونها أو يحاصرونها في نطاق ضيق؛ إمعانا في المخالفة للهدي النبوي، وتقليدًا لأعداء الله ورسوله، ونزولاً عن سمات الرجولة والشهامة إلى سمات النساء والسفلة، حتى صدق عليهم قول الشاعر: