al-Moulakhas al-FiqhiShalih al-Fauzan

Para ulama telah sepakat tentang hal itu; generasi khalaf menukilkannya dari para salaf, dan kaum Muslim senantiasa mengamalkannya.

Pada rakaat pertama, setelah al-Fatihah, disunahkan membaca ﴿سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى﴾ (Surat Al-A‘lā), dan pada rakaat kedua membaca al-Ghâsyiyah; berdasarkan riwayat Samurah: “Sesungguhnya Nabi ﷺ pada dua salat ‘Id biasa membaca ﴿سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى﴾ dan ﴿هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ﴾,” diriwayatkan oleh Aḥmad.

Atau, pada rakaat pertama ia bisa membaca ﴿ق﴾ (Surat Qāf) dan ﴿اقْتَرَبَتِ﴾ (Surat Al-Qamar).

وقد أجمع العلماء على ذلكن ونقله الخلف عن السلف، واستمر عمل المسلمين عليه. ويقرأ في الركعة الأولى بعد الفاتحة ب ﴿سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى﴾ ، ويقرأ في الركعة الثانية بالغاشية؛ لقول سمرة: "إن النبي ﷺ كان يقرأ في العيدين ب ﴿سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى﴾ و ﴿هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ الْغَاشِيَةِ﴾ "، رواه أحمد. أو يقرأ في الركعة الأولى ب ﴿ق﴾ و ﴿اقْتَرَبَتِ﴾

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie