al-Moulakhas al-FiqhiShalih al-Fauzan

[…Bani Israil. Karena keluarnya seorang perempuan ke masjid itu dipertimbangkan antara maslahat dan peniadaan mafsadat; maka apabila sisi mafsadatnya lebih besar, ia dilarang. Dan jika seperti itulah keadaannya saat keluar ke masjid, maka keluar untuk selain masjid tentu lebih utama lagi untuk dijaga dengan kehati-hatian dan menjauh dari sumber fitnah.

Bila pada hari ini ada orang-orang yang menyerukan agar perempuan keluar untuk menekuni pekerjaan sebagaimana di Barat dan para penirunya, maka sesungguhnya mereka menyeru kepada fitnah; mereka menjerumuskan perempuan kepada kesengsaraan dan perampasan kehormatannya. Wajib menghentikan mereka, membungkam lisan dan pena mereka dari seruan jahiliah ini. Cukuplah bencana yang telah menimpa perempuan di negeri-negeri Barat—dan siapa saja yang mengikuti jejak mereka—yakni malapetaka yang membuat masyarakat mereka sendiri merintih; maka jadikanlah mereka sebagai pelajaran, karena orang yang beruntung adalah yang mengambil pelajaran dari selain dirinya.

Mereka tidak mempunyai hujjah apa pun untuk membenarkan seruan mereka kecuali ucapan: “Separuh masyarakat menganggur dari pekerjaan.” Dengan dalih inilah mereka menginginkan perempuan ikut bekerja berdampingan dan berebut dengan laki-laki. Mereka lupa, atau pura-pura lupa, atau sengaja mengabaikan pekerjaan mulia yang dilakukan perempuan di dalam rumahnya, serta jasa agung yang ia berikan kepada masyarakat—yang tidak dapat dipikul selain dirinya—sesuai dengan penciptaannya dan selaras dengan fitrahnya: dialah istri tempat suami menemukan ketenteraman; dialah ibu yang mengandung dan menyusui; dialah pendidik anak-anak; dialah pengurus rumah tangga. Maka andai ia dikeluarkan dari rumahnya, dan turut bersama laki-laki dalam…]

إسرائيل"؛ فخروج المرأة إلى المساجد مراعى فيه المصلحة واندفاع المفسدة، فإذا كان جانب المفسدة أعظم؛ منعت وإذا كان هذا الشأن في خروجها للمسجد؛ فخروجها لغير المسجد من باب أولى أن تراعى فيه الحيطة والابتعاد عن مواطن الفتنة. وإذا كان هناك اليوم من ينادون بخروج المرأة لمزاولة الأعمال الوظيفية كما هو شأنها في الغرب ومن هم على شاكلة الغرب؛ فإن هؤلاء يدعون إلى الفتنة، ويقودون المرأة إلى شقائها وسلب كرامتها فالواجب إيقاف هؤلاء عن حدهم، وكف ألسنتهم وأقلامهم عن هذه الدعوى الجاهلية، وكفى ما وقعت فيه المرأة في بلاد الغرب ومن حذا حذوها من ويلات، وتورطت فيه من واقع مؤلم، تئن له مجتمعاتهم، وليكن لنا فيهم عبرة؛ فالسعيد من وعظ بغيره. وليس لهؤلاء من حجة يبررون بها دعوتهم؛ إلا قولهم: أن نصف المجتمع معطل عن العمل. وبهذا يريدون أن تشارك المرأة الرجل في عمله وتزاحمه فيه جنبا إلى جنب، ونسوا أو تناسوا أو تجاهلوا ما تقوم به المرأة من عمل جليل داخل بيتها، وما تؤديه للمجتمع من خدمة عظيمة، لا يقوم بها غيرها، تناسب خلقتها، وتتمشى مع فطرتها؛ فهي الزوجة التي يسكن إليها زوجها، وهي الأم والحامل والمرضع، وهي المربية للأولاد، وهي القائمة بعمل البيت، فلو أنها أخرجت من البيت، وشاركت الرجال في

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie