Kemudian yang lebih utama sesudah itu adalah salat berjamaah di masjid yang jamaahnya lebih banyak daripada masjid lain, karena pahalanya lebih besar. Nabi ﷺ bersabda, “Salat seseorang bersama satu orang lebih utama daripada salatnya sendirian, salatnya bersama dua orang lebih utama daripada salatnya bersama satu orang, dan semakin banyak (jamaahnya) maka semakin Allah sukai.” Hadis ini diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud dan dinyatakan sahih oleh Ibnu Hibban. Dari hadis tersebut dipahami bahwa makin banyak jamaahnya, makin utama salat di dalamnya, karena kebersamaan mendatangkan rahmat dan ketenangan, doa menjadi lebih menyeluruh dan harapan untuk dikabulkan lebih besar, terutama bila di antara mereka terdapat para ulama dan orang-orang saleh. Allah Taʿala berfirman: “Di dalamnya terdapat orang-orang yang mencintai kesucian, dan Allah mencintai orang-orang yang bersuci.” Ayat ini menunjukkan anjuran salat bersama jamaah orang-orang saleh yang menjaga kesucian dan menyempurnakan wudu.
Kemudian yang lebih utama sesudah itu adalah salat di masjid lama, karena ketaatan telah lebih dahulu dilakukan di dalamnya dibandingkan masjid baru.
Selanjutnya yang lebih utama adalah salat di masjid yang jaraknya lebih jauh, karena lebih utama daripada salat di masjid yang dekat. Nabi ﷺ bersabda, “Orang yang paling besar pahalanya dalam salat adalah yang paling jauh perjalanannya.” Beliau ﷺ juga bersabda, “Salat berjamaah melebihi salat di rumah dan di pasar dengan dua puluh lima derajat, karena salah seorang di antara kalian apabila