Kemudian duduklah sambil menunggu salat. Saat engkau duduk di masjid menanti salat, sibukkanlah dirimu dengan berzikir kepada Allah dan membaca Al-Qur’an. Hindarilah perbuatan sia-sia seperti menyilangkan jari-jemari dan yang semisalnya; sebab terdapat larangan terhadap hal itu bagi orang yang sedang menunggu salat. Nabi bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian berada di masjid, janganlah ia menyilangkan jari-jemarinya, karena perbuatan itu berasal dari setan.” Adapun orang yang berada di masjid bukan untuk menunggu salat, ia tidak dilarang menyilangkan jemari; sebab telah dipastikan bahwa Nabi pernah menyilangkan jari-jemarinya di masjid setelah beliau salam dari salat.
Saat engkau menunggu salat di masjid, jangan tenggelam dalam pembicaraan duniawi, karena dalam sebuah hadis disebutkan bahwa hal itu melahap pahala sebagaimana api melahap kayu bakar. Dalam hadis lain dijelaskan bahwa seorang hamba tetap dianggap sedang salat selama ia menanti salat, dan para malaikat memohonkan ampun untuknya. Maka, wahai Muslim, jangan sia-siakan ganjaran ini dengan kelalaian dan kesibukan dalam obrolan yang tak berguna.