salat, maka ia tetap berada dalam salat.
Dan hendaklah engkau, wahai Muslim, berangkat ke masjid lebih awal agar memperoleh takbir pembuka dan mengikuti salat berjamaah sejak awal. Dekatkanlah langkahmu ketika berjalan menuju salat supaya pahalamu bertambah banyak; sebab dalam dua kitab Sahih disebutkan bahwa Nabi bersabda, “Apabila salah seorang di antara kalian berwudu dengan sempurna, kemudian pergi ke masjid, maka setiap langkah yang ia ayunkan akan mengangkatnya satu derajat dan menghapus darinya satu dosa.”
Apabila engkau sampai di pintu masjid, dahulukan kaki kanan ketika masuk dan ucapkan: “Bismillah. Aku berlindung kepada Allah Yang Mahabesar, kepada wajah-Nya yang mulia, dan kekuasaan-Nya yang abadi dari godaan setan yang terkutuk. Ya Allah, limpahkanlah salawat kepada Muhammad. Ya Allah, ampunilah dosaku dan bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”
Bila hendak keluar, dahulukan kaki kiri dan bacalah doa yang sama, tetapi gantilah kalimat “bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu” dengan “bukakanlah untukku pintu-pintu karunia-Mu,” karena masjid adalah tempat turunnya rahmat, sedangkan di luar masjid adalah tempat rezeki, yakni karunia dari Allah.
Setelah engkau masuk masjid, janganlah duduk sebelum menunaikan dua rakaat salam penghormatan kepada masjid, sebagaimana sabda Nabi, “Apabila seseorang masuk masjid, janganlah ia duduk sebelum salat dua rakaat.”