al-Moulakhas al-FiqhiShalih al-Fauzan

bahaya dari dirinya.
Kesaksian seorang musuh terhadap musuhnya tidak diterima.
Al-‘Allâmah Ibnu’l-Qayyim rahimahullah berkata, “Syariat melarang diterimanya kesaksian seorang musuh atas musuhnya agar jangan dijadikan sarana untuk mencapai tujuan terhadap lawannya melalui kesaksian yang batil …,” selesai.
Patokan permusuhan yang menghalangi diterimanya kesaksian di sini adalah: siapa yang bergembira ketika orang tertentu tertimpa kesusahan atau bersedih ketika ia berbahagia, maka ia adalah musuhnya.
Yang dimaksud ialah permusuhan duniawi; adapun permusuhan karena agama tidak menjadi penghalang diterimanya kesaksian. Oleh karena itu diterima kesaksian seorang Muslim atas orang kafir, dan kesaksian seorang Sunni atas ahli bid‘ah, karena agama mencegah perbuatan haram.
Tidak diterima pula kesaksian orang yang dikenal fanatik dan berlebihan membela kabilahnya, karena menimbulkan kecurigaan.
Adapun jumlah saksi berbeda-beda sesuai perkara yang disaksikan:

  1. Untuk menetapkan zina dan liwâṭ tidak diterima kecuali empat orang laki-laki, berdasarkan firman Allah: “Mengapa mereka tidak mendatangkan empat orang saksi (atas tuduhan itu),” serta karena perkara ini diperintahkan untuk ditutup sehingga jumlah saksi diperberat.
  2. Untuk menetapkan kesulitan finansial seseorang yang dikenal kaya namun mengaku miskin, diterima kesaksian tiga orang laki-laki, berdasarkan hadis: “Hingga tiga orang yang berakal dari kaumnya bersaksi bahwa si Fulan benar-benar tertimpa kesempitan,” riwayat Muslim.
عنها بها ضررًا. ولا تقبل شهادة عدو على عدوه. قال العلامة ابن القيم ﵀: "منعت الشريعة من قبول شهادة العدو على عدوه؛ لئلا تتخذ ذريعة إلى بلوغ غرضه من عدوه بالشهادة الباطلة ... " انتهى. وضابط العداوة المانعة من قبول الشهادة هنا أن من سره مساءة شخص أو غمه فرحه؛ فهو عدوه. والمراد العدواة الدنيوية، وأما العدواة في الدين؛ فليست مانعه من قبول الشهادة، فتقبل شهادة مسلم على كافر، وشهادة سني على مبتدع؛ لأن الدين يمنع ارتكاب المحرم. ولا تقبل شهادة من عرف بعصبية وإفراط في حمية لقبيلته؛ لحصول التهمة في ذلك. وأما عدد الشهود؛ فهو يختلف باختلاف المشهود به: فلا يقبل لثبوت الزنى واللواط إلا أربعة رجال؛ لقوله تعالى: ﴿لَوْلا جَاءُوا عَلَيْهِ بِأَرْبَعَةِ شُهَدَاءَ﴾ ، ولأنه مأمور فيه بالستر، ولهذا غلظ فيه النصاب. ويقبل في إثبات عسرة من عرف بالغنى وادعى أنه فقير ثلاثة رجال؛ لحديث: "حتى تشهد ثلاثة من ذوي الحجى من قومه لقد أصابت فلاتا فاقة"، رواه مسلم.

Perusahaan

  • Tentang
  • Harga
  • Mengapa Menerjemahkan?

Dukungan

  • Hubungi kami
  • Laporkan bug
  • Dukung kami
  • Donasi
  • AI combat arena

Ikuti kami

© 2026 Kutub. Hak cipta dilindungi.
Syarat dan ketentuanKebijakan privasiCookie